HELIUM
Helium adalah suatu
unsur kimia dalam sistem periodik yang memiliki lambang He dan nomor atom 2.
Tidak berwarna dan lebih ringan dari udara. Setelah Hidrogen, Helium adalah
unsur kedua paling melimpah di alam semesta. Helium juga tidak beracun.
Helium adalah unsur
kedua terbanyak dan teringan di jagad raya dan salah satu unsur yang
diciptakan pada saat nukleosintesis Big Bang. Dalam Jagad Raya
modern hampir seluruh helium baru diciptakan dalam proses fusi nuklir hidrogen di dalam bintang. Di Bumi, unsur ini diciptakan
oleh peluruhan radioaktif dari unsur
yang lebih berat (partikel alfa adalah nukleus helium). Setelah
penciptaannya, sebagian darinya terkandung di udara (gas alami) dalam konsentrasi
sampai 7% volume. Helium dimurnikan dari udara oleh proses pemisahan suhu
rendah yang disebut distilasi fraksional.
• Pada 1868, astronom Perancis Pierre Jules César Janssen mendeteksi pertama kali helium
sebagai signatur garis spektral kuning yang tak diketahui dari
cahaya dari gerhana matahari. Sejak itu kandungan helium besar
banyak ditemukan di ladang gas alam di Amerika Serikat, yang merupakan penyedia gas
terbesar. Helium digunakan dalam kriogenik, sistem pernapasan
laut dalam, untuk mendinginkan magnet superkonduktor, dalam "penanggalan helium", untuk
pengembangan balon, untuk
mengangkat kapal udara dan sebagai gas pelindung untuk
penggunaan industri (seperti "pengelasan busar") dan
penumbuhan wafer silikon).
Menghirup sejumlah kecil gas ini akan menyebabkan perubahan sementara kualitas
suara seseorang.
Sejarah Helium
(Yunani helios=
matahari). Janssen menemukan bukti keberadaan helium pada saat gerhana matahari
total tahun 1868 ketika dia mendeteksi sebuah garis baru di spektrum sinar
matahari. Lockyer dan Frankland menyarankan pemberian nama helium untuk unsur
baru tersebut. Pada tahun 1895, Ramsay menemukan helium di mineral cleveite uranium.
Pada saat yang bersamaan kimiawan Swedia Cleve dan Langlet menemukan helium di
cleveite. Rutherford dan Roys pada tahun 1907 menunjukkan bahwa
partikel-partikel alpha tidak lain adalah nukleus helium.
Sumber
Helium merupakan
elemen kedua terbanyak di alam semesta. Helium diproses dari gas alam, karena
banyak gas alam yang mengandung gas helium. Secara spektroskopik helium telah
dideteksi keberadaannya di bintang-bintang, terutama di bintang yang panas.
Helium juga merupakan komponen penting dalam reaksi proton-proton dan siklus
karbon yang memberikan bahan bakar matahari dan bintang-bintang lainnya.
Pemfusian hidrogen
menjadi helium menghasilkan energi yang luar biasa dan merupakan proses yang
dapat membuat matahari bersinar secara terus-menerus. Kadar helium di udara
sekitar 1 dalam 200,000. Walau banyak terdapat dalam berbagai mineral
radioaktif sebagai produk-produk radiasi, sebagian besar pasokan helium untuk
Amerika Serikat terdapat di sumur-sumur minyak Texas, Oklahoma, dan Kansas. Di
luar AS, pabrik ekstraksi helium hanya terdapat di Polandia, Rusia dan di India
(data tahun 1984).
Biaya
Harga 1 kaki kubik
helium jatuh dari US $2.500 di tahun 1915 menjadi 1.5 sen di tahun 1940. Biro
Pertambangan AS telah mematok harga Grade A helium sebesar $37,50 per 1000 kaki
kubik di tahun 1986.
Sifat-sifat Helium
·
Helium memiliki titik lebur paling rendah di antara unsur-unsur dan
banyak digunakan dalam riset suhu rendah (cyrogenic) karena titik
leburnya dekat dengan 0 derajat Kelvin. Juga, unsur ini sangat vital untuk
penelitian superkonduktor.
·
Dengan menggunakan helium cair, Kurti dkk. beserta yang lainnya telah
berhasil mencapai suhu beberapa mikrokelvin dengan proses adiabatic
demagnitization nukleus tembaga.
·
Helium memiliki sifat-sifat unik lainnya, yaitu sebagai satu-satunya
benda cair yang tidak bisa diubah bentuknya menjadi benda padat hanya dengan
menurunkan suhu. Unsur ini tetap dalam bentuknya yang cair sampai 0 derajat
Kelvin pada tekanan normal, tetapi akan segera berbentuk padat jika tekanan
udara dinaikkan. 3He dan 4He dalam bentuk padat sangat menarik karena keduanya
dapat berubah volume sampai 30% dengan cara memberikan tekanan udara.
·
Specifikasi panas helium sangat tinggi. Berat jenis gas helium pada
titik didih normal juga sangat tinggi. Molekul-molekul gasnya mengembang dengan
cepat ketika dipanaskan ke suhu ruangan. Sebuah bejana yang diisi dengan gas
helium pada 5 dan 10 Kelvin harus diperlakukan seakan-akan berisikan helium
cair karena perubahan tekanan yang tinggi yang berasal dari pemanasan gas ke
suhu ruangan.
·
Secara normal, helium memiliki 0 valensi, tapi ia juga memiliki tendensi
untuk menggabungkan diri dengan unsur-unsur lainnya. Cara membuat helium
difluorida telah dipelajari dan senyawa HeNe dan ion-ion He+ dan He+ + juga
telah diteliti.
Perioda : 1
Blok : s
Penampilan : Tak
Berwarna
Massa Atom : 4,003
g/mol
Konfigurasi
elektron : 1s2
Jumlah elektron di
tiap kulit : 2
Elektron valensi :
2
Jari-jari Atom : 31
pm
Kovalen : 32 pm
Van der Waals : 140
pm
Keelektronegatifan
: -
Energi Ionisasi :
Pertama 2372,3 kJ·mol-1
Struktur Kristal :
Heksagonal Tertutup
Fase : Gas
Massa jenis : (0 oC;
101,325 kPa) 0,1786 g/L
Titik lebur : (pada
2,5 Mpa) 0,95K (-272,93 oC, -458,0 oF)
Titik didih : 4,22
K (-268,93 oC, -452,07 oF)
Kapasitas kalor :
(25 oC) 20,786 J/(mol.K)
Isotop-isotop
Ada 7 isotop helium
yang diketahui: helium cair (He-4) yang muncul dalam dua bentuk: He-4I dan
He-4II dengan titik transisi pada 2.174K. He-4I (di atas suhu ini) adalah cair,
tetapi He-4II (di bawah suhu tersebut) sangat berbeda dari bahan-bahan kimia
lainnya. Helium mengembang ketika didinginkan, konduktivitas kalornya sangat
tinggi, dan konduksi panas atau viskositasnya tidak menuruti
peraturan-peraturan biasanya.
Pengolahan Helium
Helium bisa didapat
dari hasil disintegrasi 88Rd (Radium).
88Rd → 86Rn
+ 2He
Ditemukan juga dari
logam Uranium.
Kegunaan Helium
·
Untuk menggelas.
·
Sebagai gas pelindung alam dalam penumbuhan kristal-kristal silikon dan
germanium juga dalam memproduksi titanium dan zikronium.
·
Sebagai pendingin reaktor nuklir.
·
Sebagai gas yang digunakan di lorong angin.
·
Memberi tekanan pada bahan bakar roket.
·
Sebagai pengisi balon-balon raksasa yang memasang berbagai iklan.
·
Adapun campuran Helium dan Oksigen dapat digunakan sebagai udara buatan
untuk para penyelam dan para pekerja lainnya yang bekerja di bawah tekanan udara
tinggi. Ada juga kegunaan dari perbandingan antara Helium (He) dan Oksigen (O2)
yang berbeda-beda adalah untuk kedalaman penyelam yang berbeda-beda.
·
PEMBUATAN
·
Gas Helium
·
Helium (He)
ditemukan terdapat dalam gas alam di Amerika Serikat. Gas helium mempunyai
titik didih yang sangat rendah, yaitu -268,8 0C
sehingga pemisahan gas helium dari gas alam dilakukan dengan cara pendinginan
sampai gas alam akan mencair (sekitar -156 0C)
dan gas helium terpisah dari gas alam.
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Keterangan
Umum Unsur
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Ciri-ciri
atom
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
heksagonal atau bcc
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
pertama: 2372,3 kJ/mol
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
ke-2: 5250,5 kJ/mol
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Lain-lain
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
(300 K) 151,3 mW/(m·K)
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Isotop
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Referensi
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Tidak ada komentar:
Posting Komentar